Visi
Menjadi salah satu perusahaan rokok terkemuka di Indonesia yang mampu menembus pasar internasional dengan memanfaatkan potensi terbaik sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) lokal.
Misi
Meningkatkan produktivitas sumber daya manusia (SDM) agar memiliki daya saing dan integritas tinggi. mengembangkan konsep pengelolaan bahan baku yang berkualitas. serta mengoptimalkan efektivitas pemasaran dan penjualan.
- 2014
- 2015
- 2016
- 2017
- 2018
- 2019
- 2020
- 2021
- 2022
- 2023
Perjalanan PJSP (2014)
Pada tahun 1960-an, berdiri CV. Podo Tresno yang bergerak di bidang perdagangan tembakau (trading tembakau), didirikan dan dijalankan oleh orang tua dari Bapak Santjoko dan Bapak Fx. Iswanto. Pada tahun 1982, terjadi perubahan manajemen sekaligus pergantian nama perusahaan menjadi CV. Putra Bakti Utama, yang kemudian dipimpin oleh Bapak Fx. Iswanto dan Bapak Santjoko. Perusahaan ini tetap fokus pada bidang perdagangan tembakau dan terus berkembang hingga saat ini. Sebagai bentuk ekspansi usaha, pada tahun 2014 CV. Putra Bakti Utama mendirikan anak perusahaan di bidang industri rokok dengan nama PT. Putra Jaya Sakti Perkasa, yang pada awalnya memproduksi rokok jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT). Pabrik rokok ini berlokasi di kawasan Bojonegoro dan dipimpin oleh Bapak Fx. Iswanto sebagai Direktur, serta Bapak Juli Utama dan Bapak Santjoko sebagai Komisaris. Bapak Fx. Iswanto terus berkomitmen untuk mengembangkan perusahaan agar dapat tumbuh secara berkelanjutan dan bersaing di pasar nasional.
Perjalanan PJSP (2015)
Pada tahun 2015, perusahaan mengalami perubahan nama dari PT Putra Jaya Sakti Perkasa menjadi PT Putera Jaya Sakti Perkasa. Pada saat itu, Bapak Fx. Iswanto masih menjabat sebagai Direktur, didampingi oleh Komisaris, Bapak Santjoko. Keduanya terus berkomitmen mempertahankan visi dan misi perusahaan untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan secara berkelanjutan.
Perjalanan PJSP (2016)
Tahun 2016 menjadi tonggak sejarah tersendiri bagi pabrik rokok yang berlokasi di wilayah Bojonegoro. Pada tahun ini, melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), terjadi perubahan dalam susunan pengurus perseroan. Bapak Aming tetap menjabat sebagai Komisaris, sementara Bapak Fx. Iswanto melanjutkan perannya sebagai Direktur perusahaan. Di tahun yang sama, perusahaan juga mulai mengembangkan serta memperluas area produksi. Lokasi di Desa Sroyo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro difokuskan untuk produksi rokok jenis SKT (Sigaret Kretek Tangan), sedangkan wilayah Bojonegoro lainnya ditetapkan sebagai area produksi rokok SKM (Sigaret Kretek Mesin).
Perjalanan PJSP (2017)
Pada tahun ini, Susunan Pengurus Perseroan mengalami perubahan kepemimpinan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Bapak Yayan tetap menjabat sebagai Komisaris, sedangkan Bapak Fx. Iswanto masih menjabat sebagai Direktur Perseroan. Seiring dengan perkembangan usaha, perusahaan dituntut untuk terus meningkatkan kualitas produk. Oleh karena itu, pada tahun ini diputuskan untuk berinvestasi pada mesin blending tembakau. Sebelumnya, proses pencampuran tembakau dilakukan secara manual, namun sejak akhir tahun 2017 perusahaan mulai menggunakan mesin tersebut dengan tujuan menjaga kestabilan rasa (taste) rokok secara konsisten.
Perjalanan PJSP (2018)
Setelah pada tahun sebelumnya melakukan investasi pada Mesin Blending Tembakau untuk menjaga kualitas rasa rokok, PT. Putera Jaya Sakti Perkasa kembali melakukan investasi dengan membeli Line Mesin Pengolahan Tembakau Mentah. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas cita rasa tembakau sebelum diproses lebih lanjut di Mesin Blending.
Perjalanan PJSP (2019)
Pada tahun 2019, Pengurus Perseroan mengalami perubahan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dengan pergantian Direktur dari Bapak Fx. Iswanto kepada Bapak Albertus Okki Kurniawan, serta Komisaris Bapak Yayan yang masih menjabat hingga saat ini. Seiring dengan pertumbuhan perusahaan, pada tahun ini juga dilakukan terobosan berupa pembangunan pabrik baru di Kawasan Baureno, Bojonegoro, dengan luas lahan sekitar 11 hektar.
Perjalanan PJSP (2020)
Pada tahun 2019, manajemen puncak menyadari bahwa persaingan di industri rokok semakin ketat. Oleh karena itu, PT. Putera Jaya Sakti Perkasa perlu melakukan perubahan signifikan pada lini produksi. Sebagai langkah strategis, perusahaan melakukan investasi pada mesin-mesin produksi baru untuk menggantikan mesin yang sudah usang. Investasi ini merupakan langkah berani yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, produktivitas, dan efisiensi secara signifikan dibandingkan sebelumnya.
Perjalanan PJSP (2021)
Pada tahun 2021, PT. Putera Jaya Sakti Perkasa mengembangkan produk rokok berkualitas yang mengikuti perkembangan pasar. Untuk rokok SKT (Sigaret Kretek Tangan), produk terdiri dari SKT 12 batang, SKT 16 batang, dan SKT cerutu 12 batang. Sementara itu, untuk rokok SKM (Sigaret Kretek Mesin), produk meliputi Filter 12, Filter 16, Filter 20, Lite 16, Lite 20, serta Lite Click dengan berbagai rasa, tersedia dalam kemasan 16 dan 20 batang.
Perjalanan PJSP (2022)
Pada kuartal terakhir tahun 2022, PT Putera Jaya Sakti Perkasa memperluas bisnisnya melalui kolaborasi strategis dengan HM Sampoerna. Kemitraan ini memungkinkan distribusi produk Twizz Royal Crush 16 ke seluruh wilayah Indonesia, menandai tonggak penting dalam pertumbuhan perusahaan dan perluasan jangkauan pemasaran.
Perjalanan PJSP (2023)
Dalam tahun yang penuh produktivitas ini, kolaborasi strategis kami dengan HM Sampoerna telah membuahkan hasil yang signifikan. PT Putera Jaya Sakti Perkasa berhasil meluncurkan sejumlah produk baru, termasuk Twizz Yellow Crush 16, Twizz Green Crush 16, dan Vortex 16, serta memperkenalkan Twizz Royal 12 sebagai versi terbaru dari Twizz Royal 16. Kami juga melakukan rebranding pada beberapa produk SKT dan SKM dalam jaringan distribusi HM Sampoerna. Kemitraan ini turut mengantarkan kami meraih penghargaan dari KPP Madya Gresik atas pencapaian tertinggi dalam peningkatan pembayaran pajak dan kepatuhan pada tahun 2023.